Pabuaran (KEMENAG)
Sebagai langkah awal untuk memastikan proses penerimaan berjalan tertib, transparan, dan berkualitas, MAN 4 Cirebon menggelar rapat koordinasi persiapan Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) Tahun Ajaran 2026/2027 bertempat di ruang Kepala Madrasah, pada Jumat (6/2/2026). Rapat diikuti oleh jajaran pimpinan madrasah dan panitia PPDB.
Rapat dipandu oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Budi Suryo Sumantri. Dalam sambutannya, Budi menegaskan pentingnya rapat tersebut untuk memastikan kelancaran proses PMBM tahun ajaran 2026/2007.
“Rapat ini sangat penting untuk memastikan bahwa seluruh tahapan penerimaan murid baru madrasah berjalan lancar dan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Kami berharap dengan persiapan yang matang, proses PMBM tahun ini dapat berjalan dengan transparan, akuntabel, dan efisien,” ujarnya.
Rapat koordinasi membahas berbagai aspek strategis, mulai dari evaluasi pelaksanaan PPDB tahun sebelumnya, penyusunan jadwal dan alur pendaftaran, mekanisme seleksi calon murid, hingga strategi sosialisasi kepada masyarakat. Selain itu, rapat juga menekankan pentingnya pelayanan prima serta keterbukaan informasi bagi calon murid dan orang tua.
Kepala MAN 4 Cirebon, Hj. Uswatun Hasanah, dalam arahannya menegaskan bahwa persiapan yang matang menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan PMBM.
“PMBM merupakan pintu awal pembentukan kualitas madrasah. Oleh karena itu, seluruh tahapan harus dipersiapkan dengan baik, dilaksanakan secara profesional, transparan, dan mengedepankan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa MAN 4 Cirebon berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu layanan pendidikan melalui pemanfaatan teknologi informasi.
“Optimalisasi media digital dalam proses PMBM dinilai mampu mempermudah akses informasi serta meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan.” imbuh Uswatun Hasanah.
Melalui rapat koordinasi ini, MAN 4 Cirebon berharap pelaksanaan PMBM Tahun Ajaran 2026/2027 dapat berjalan lancar, menjaring calon murid yang berprestasi dan berkarakter, serta semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap madrasah sebagai lembaga pendidikan yang unggul dan berdaya saing.
Kontributor : Ahmad Jafar, Alpia