Pabuaran (KEMENAG)
MAN 4 Cirebon terus berusaha menghadirkan layanan pembinaan ekstrakurikuler yang lebih terarah melalui Rapat Koordinasi Pembina Ekstrakurikuler, Jumat (23/1/2026). Forum ini menjadi ruang kolaborasi bagi para pembina untuk memastikan setiap potensi siswa mendapat pendampingan yang tepat, berkelanjutan, dan berorientasi pada prestasi.
Rapat koordinasi yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB di Ruang Perpustakaan MAN 4 Cirebon tersebut diikuti oleh seluruh pembina ekstrakurikuler. Pertemuan ini membahas penyelarasan program kerja, refleksi capaian tahun sebelumnya, serta pemetaan target prestasi nonakademik sepanjang tahun 2026.
Melalui diskusi bersama, para pembina membahas kebutuhan riil siswa dalam setiap kegiatan ekstrakurikuler agar pembinaan tidak hanya berjalan rutin, tetapi juga memberi dampak nyata bagi perkembangan minat, bakat, dan karakter peserta didik.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan MAN 4 Cirebon, Budi Suryo Sumantri, menyampaikan bahwa pembinaan ekstrakurikuler merupakan layanan penting madrasah dalam mendampingi siswa di luar kelas. Ia mengapresiasi dedikasi para pembina yang selama ini konsisten mendampingi siswa, sekaligus mengajak untuk terus membuka ruang tumbuh bagi potensi mereka.
“Kita ingin setiap siswa merasa diperhatikan dan didampingi. Prestasi akan hadir ketika pembinaan dilakukan dengan hati, konsisten, dan memberi ruang bagi siswa untuk berkembang,” ungkapnya.
Dukungan manajerial turut disampaikan oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Sarana dan Prasarana, M. Zaenil Alam. Ia memaparkan gambaran pengelolaan program ekstrakurikuler, khususnya terkait perencanaan anggaran dan pemenuhan sarana pendukung kegiatan.
Menurutnya, perencanaan yang matang akan membantu madrasah memastikan kegiatan berjalan efektif serta selaras dengan prioritas. Fokus pembiayaan diarahkan pada lomba resmi kementerian, kompetisi berjenjang, dan ajang bergengsi yang memberi pengalaman serta nilai tambah bagi siswa.
”Kami meminta masing-masing pembina ekstrakurikuler untuk segera menyusun anggaran riil sesuai dengan kebutuhan di lapangan baik terkait perlombaan maupun berkaitan dengan sarana prasarana. Kita akan menerapkan skala prioritas. Fokus utama kita adalah lomba-lomba resmi dari kementerian, lomba yang bersifat berjenjang, serta kompetisi bergengsi yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi,” jelas Alam.
Pertemuan ditutup dengan diskusi interaktif mengenai penyusunan rencana anggaran ekstrakurikuler tahun 2026, sebagai langkah awal MAN 4 Cirebon dalam menghadirkan layanan pembinaan yang semakin responsif, humanis, dan berorientasi pada prestasi peserta didik.
Kontributor : Ahmad Jafar, Eky